April 20, 2019
  • 11:07 am Bayar Tagihan IndiHome Sekarang Makin Mudah Bersama BLANJA.com
  • 4:19 pm Tampilan Sporty Interior dan Eksterior Toyota New Yaris TRD Sportivo 2018
  • 9:25 am Tips Belanja Busana Gamis untuk Ibu Menyusui
  • 12:27 am Jual Beli Mobil Baru 2019
  • 11:33 am Model Basmi Rayap Dengan Cepat

Bicara soal grafik performa Chelsea musim ini, kita sanggup mengatakan, performa mereka lebih baik berasal dari musim lalu. Karena, di bawah petunjuk Maurizio Sarri, kondisi area pindah tim tampak lebih kondusif, bebas konflik. Selain itu, mereka tetap bercokol di posisi empat besar klasemen selagi Liga Inggris musim ini. Meski begitu, kondisi Chelsea bukan bermakna semuanya bebas masalah. Malah, mereka kini berhadapan bersama dengan krisis ujung tombak handal dengan kata lain pemain “nomor 9”. Akibatnya, ketajaman lini depan Chelsea tetap bermasalah. Sistem permainan agresif ala Maurizio Sarri pun tak semuanya berjalan lancar, karena mereka belum punya sosok penyerang handal. Menyikapi masalah ini, Sarri memang udah coba untuk manfaatkan pemain yang ada. Untuk posisi penyerang murni, Sarri coba memaksimalkan kapabilitas Olivier Giroud dan Alvaro Morata. Sayangnya, grafik performa ke-2 pemain berpostur jangkung ini cenderung inkonsisten, jumlah gol yang dicetak pun tak sesuai harapan.

Nama lainnya, yaitu Callum Hudson-Odoi memang tampil lumayan baik selagi dimainkan. Tapi berhubung usianya tetap muda, Sarri pilih untuk berhati-hati, sehingga pertumbuhan pemain jebolan tim junior Chelsea ini tidak terganggu. Opsi lainnya lantas dicoba Sarri, bersama dengan coba memainkan Eden Hazard sebagai seorang “false nine”. Hasilnya, pemain asal Belgia ini lumayan rajin dalam hal memicu gol dan assist. Untuk sementara, masalah krisis di lini depan Chelsea sanggup teratasi. Tapi, memasuki bursa transfer Januari, Sarri menilai, Chelsea butuh penyerang tambahan. Tujuannya, sehingga Hazard tak amat diforsir untuk tetap bermain. Alhasil kata Bonus Judi Bola, Chelsea lantas memulangkan Michy Batshuayi, penyerang asal Belgia yang dipinjamkan ke Valencia. Sudah cukupkah?

Ternyata belum. Setelah memulangkan Michy Batshuayi ke Stamford Bridge, Chelsea tetap bergerak memburu penyerang baru yang diakui sanggup jadi solusi di lini depan. Hasilnya, sejumlah nama pun dikait-kaitkan bersama dengan Chelsea. Mulai berasal dari yang mempunyai pengalaman dan “punya nama” macam Gonzalo Higuain (Juventus, dipinjamkan ke AC Milan) dan Edinson Cavani (PSG), hingga pemain yang “kurang terkenal” macam Mbaye Diagne, penyerang andalan Kasimpasa (Turki) asal Senegal. Dari sini saja, kita sanggup melihat, segawat apa masalah di lini depan Chelsea. Memang, sejak ditinggal Diego Costa, yang kembali ke Atletico Madrid setahun silam, Chelsea belum termasuk mendapatkan sosok pengganti ideal di lini depan. Memang, Hazard terbukti sanggup jadi solusi sementara, tetapi andai ia berhalangan tampil, Chelsea akan mendapat masalah besar. Maka, disinilah Kedatangan sosok penyerang andal dibutuhkan.

Tapi, berhubung ini adalah periode bursa transfer Januari, pilihan pemain incaran yang tersedia pasti terbatas. Karena, kompetisi tetap separuh jalan, dan kebanyakan klub akan enggan melewatkan pemain kuncinya di periode ini. Di sinilah, Chelsea dituntut untuk detail dan tak jalankan “panic buying”. Jika ceroboh, musim ini sanggup berakhir jadi mimpi buruk berikutnya.

eddye

RELATED ARTICLES
LEAVE A COMMENT